Sebenernya siapakah yang perlu kita gumulkan sebagai pasangan hidup?

Semua pasti setuju, yang kita gumulkan adalah orang yang tentu saja kita suka,sayang dan katakanlah cocok ato nyambung. Setidaknya ada ” feel ” deh. Nah gimana kalo seandainya orang yang di ” feel” itu tidaklah seiman dengan kita ?? apakah patut kita gumulkan ??

Firman Tuhan mengatakan (2Korintus 6:14) ” Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

“Wah, kalo begitu jawabannya… orang yang kita gumulkan adalah yang seiman donk.Tapi ada sebagian lagi yang menjawab…Firman Tuhan mengatakan ( Lukas 15 : 7 ): “Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

Nggak ada salahnya donk saya gumulkan orang yang nggak seiman.. kan bisa aja dia percaya sebelum maried dengan saya. Saya bisa membawa satu jiwa baru bagi Tuhan :p.

Firman Tuhan mengatakan ( Mat 5: 13 )
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang…

ada sebagian lagi yang mungkin ngajuin pendapatnya kaya gini ..
1.Tidak menjamin sama sekali kok, orang yang maried dengan orang Kristen , banyak yang akhirnya bercerai ato tidak bahagia hidupnya dan sebaliknya orang yang nggak seiman malah bahagia, asal ada toleransi aja.

2. Gimana yah,habis selama ini yang saya naksir adalah orang yang nggak seiman.

3. Gimana yah,habis yang naksir sama saya juga orang yang nggak seiman.

Sering sekali ,kita bernegosiasi dengan Tuhan dan kadangkala membenarkan apa yang ingin kita lakukan dengan menggunakan Firman Tuhan … klo kamu masi melakukan hal itu .. berhenti.. berubahlah .. berdoa supaya Tuhan buka hatimu .. belajar TAAT 🙂

Guys .. Apa yang Tuhan katakan itu semua bukan buat nyusahin kamu kok.. justru itu buat ngejagain kamu .. karena buat DIA kamu itu sangat berharga ..

Setiap pernyataan pasti ada pro dan kontra ..
balik lagi pilihan ada di tangan kalian .. DIA ga pernah memaksakan ..
tapi klo kamu sudah ambil keputusan .. jangan pernah salahin Tuhan buat setiap konsekuensi dari pilihan yang kamu buat ..

Terus gemana sih biar kita bisa nemuin pasangan yang dari Tuhan???

1. Menemukan
Amsal 31:10
Jangan pikir bahwa Tuhan akan mengantarkan jodohmu ke gua tempat kamu mengasingkan diri untuk berdoa. Untuk mendapatkan pasangan yang dari Tuhan, Tuhan nggak suruh kita berdiam di gua untuk berdoa siang dan malam, tapi Tuhan mau supaya kita menemukannya dalam hidup kita ini.
Jadi hidup aja normal sebagai anak Tuhan, nggak perlu jadi kuper tapi jangan ikut-ikutan dosa dunia. Bergaul yang bener, ikut terlibat dalam pelayanan, supaya jangan sampe kamu nemuin dia di ‘night club’! Bahaya tuh, karena bisa-bisa dapet anak hantu, bukan anak Tuhan. Jadi salah satu cara Tuhan adalah dengan mempertemukan kita sama pasangan kita, dan lingkungan yang paling mendukung buat Tuhan melakukan itu ya jelas di lingkungan yang bener (di pelayanan, di Gereja, di tengah-tengah anak muda yang mengasihi Tuhan, dsb). Bukan berarti kita boleh ke Gereja buat cari jodoh saja, tapi ke Gerejalah sungguh-sungguh buat cari Tuhan, siapa tahu Tuhan kasih bonus ketemu di situ.

2. Menunggu pernyataan Tuhan
Kalo kita udah mulai ngerasa suka ‘kesetrum’ kalo ketemu seseorang, alias naksir, mulailah bawa hal itu dalam doa. Minta tuntunan Tuhan, supaya kita jangan salah pilih.
Cara doanya gimana? Nggak usah susah-susah, kalo kamu inget sama dia, kamu doain aja dia. Doain aja apa yang kamu mau doain buat dia plus minta Tuhan tuntun kamu untuk bisa tahu apakah ini rencana Tuhan atau bukan. Mintalah supaya Tuhan angkat rasa seneng kita kalo ini ternyata bukan dari Dia, tapi minta Tuhan tambah-tambahkan kasih kita sama doi kalo emang ini dari Tuhan.
Doanya sampe kapan? Ya sampe kamu dapetin jawaban Tuhan, sampe kamu ngerasa yakin bahwa Tuhan mau kamu melangkah. Gimana denger suara Tuhan? Makanya kita perlu dari sekarang punya saat teduh yang teratur, sehingga kita sudah biasa merenungkan Firman Tuhan, dan mendengar tuntunan Tuhan. Banyak orang nggak pernah saat teduh, nggak pernah belajar intim dengan Tuhan, tapi waktu mau dapet jodoh pengen tanya Tuhan. Ya, agak susah buat dapet tuntunan Tuhannya.
Karena itu: “… carilah dahulu Kerajaan Allah dengan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)
Tapi ada juga lho penghalang bagi kita menemukan pasangan yang dari Tuhan, Tuhan sebenrnya dah mau kasih tapi kita sendiri yang menghalangi itu, atau karena ada hal-hal yang memang kita belum siap jadi jodohnya belum ditunjukin
1. Kurang bergaul.
Kalo kitanya nggak mau gaul, hal ini bisa jadi penghalang buat kita ketemu dengan si dia. Jadi gaul itu perlu, bukan gaul yang eksklusif, tapi gaul aja banyakan sama temen-temen kita di dalam Tuhan.2. Mempertahankan standar yang tidak mutlak
ada juga orang yang ‘nggak dapet-dapet’ gara-gara terlalu menekankan standar yang nggak mutlak. Apa sih standar yang mutlak? Seiman dan seimbang. Terus apa standar yang nggak mutlak itu? Misalnya: matanya harus biru, rambutnya harus ungu, hidungnya harus mancung 7 ¼ cm, mobilnya harus BMW, dsb. Kalo kita nekenin hal-hal ini bisa-bisa Tuhan udah ketemuin kita sama si dia tapi kitanya nggak nyadar. Jadi kita harus bener-bener peka sama pernyataan Tuhan nih.

.
3. Belum memenuhi syarat Tuhan untuk masuk masa pra-nikah.
Salah satu syarat untuk memasuki hubungan pra-nikah ini adalah: dewasa, baik dewasa secara umur maupun dewasa jiwa dan rohani. Jadi kalo belon dewasa, belon siap untuk membangun hubungan yang serius, rasanya Tuhan juga belon akan mempertemukan kita sama pasangan kita untuk memulai hubungan pra-nikah. Yang jelas kita kudu siap dulu. Jangan asal pacaran cuma biar status di FB gak lagi lajang.

Selamat memilih 🙂

sumber : yesHEis.com Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s