9S yang harus diperhatiin sebelom kamu pacaran

432316_490948117612151_951129174_n

Ada yang baru mau pacaran? baru siap2 mau nembak .. baru mau jawab ya..ya..ya.. ke cowo yg nembak kamu ? 😀

baca yang ini dolow yaaaa

9S yang harus diperhatiin sebelom kamu pacaran ..cekidott

1.Siap berbagi
Perbedaan pertama yang bakal kita rasain kalo udah pacaran adalah, kita gak sendirian lagi bo! Uda ada orang yang temenin kita. Artinya kita juga gak bisa egois lagi. Semua buat saya. Kita mesti belajar berbagi sama pacar kita.2.Siap sedih
Gak semua hubungan pacaran bakal berakhir indah, ‘dan mereka hidup bahagia selamanya.’ Ada juga pacaran yang ujung-ujungnya mesti putus. Jadi siap-siap aja kalo itu terjadi. Yang penting kita mesti bisa menerimanya dengan tulus en gak musuhan sama mantan kita.3.Siap bertumbuh bareng
Pacaran itu semestinya buat kita makin jadi lebih baik. ‘Kan ayatnya juga bilang ‘Berdua lebih baik dari pada seorang diri’ (Pengkhotbah 4:9). Jadi kita mesti perhatiin pertumbuhan rohani kita en pasangan kita. Jangan sampe hubungan kita sama pacar malah bawa kita jauh dari Tuhan.

4.Siap ribut
Namanya juga dua kepala disatuin, pasti aja ada bedanya. Jadi siap-siap aja menghadapi keributan dalam pacaran. Yang penting kalau udah ribut, harus ada yang ngalah. Gak ada salahnya kalo kita nanya sama orang yang lebih tua ato pemimbing gereja gimana caranya menangani perbedaan dalam pacaran.

5.Siap memahami pacar
Cowok sama cewek itu beda. Ditambah lagi tiap orang punya perbedaan masing-masing. Jadi siap-siaplah mengerti pasangan kita. Apa yang dia suka, apa yang dia gak suka. Kuncinya cuma satu. Mengalah. Jangan mau nya kita aja yang dipenuhi. Tanya juga dong pasangan kita apa yang dia mau.

6.Siap jadi pasangan ideal
Ada pepatah yang bilang, ‘Jangan cari pasangan yang ideal, tapi jadilah pasangan yang ideal buat pasangan kita.’ So jangan menuntut pasangan kita jadi seperti apa yang kita mau, tapi jadilah apa yang pasangan kita mau.

7.Siap mengasihi
Karena kita sekarang udah gak sendirian lagi, kita juga mesti memperhatikan pasangan kita. Ayatnya juga bilang, ‘Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.’ (Matius 22:39). Artinya kita mesti siap mengasihi pasangan kita seperti kita sayang sama diri kita sendiri.

8.Siap komunikasi
Karena sekarang berdua, kita mesti sering-sering ngobrol supaya makin kenal satu sama lain. Masa sih berdua tapi diam-diaman, ‘kan gak lucu. Ngobrolnya juga kalo bisa yang dalam ya (kayak sumur aja) maksudnya coba obrolin nilai-nilai apa yang dipegang sama pasangan kita, apa aja yang dia suka, gak suka, apa yang dia takutin, dll.

9.Siap menerima apa adanya
Makin kenal pasangan, kita bakal liat makin banyak kelemahannya. Siap-siaplah menerima kelemahannya itu. Kita sendiri juga ‘kan gak sempurna, jadi ngapain kita nuntut orang lain sempurna?

semoga bermanfaat yaaa 😀

Selamat pacaran yang sehat … didoain langgenggggggg .. awet terusss .. n bisa memuliakan Tuhan 🙂

Tahap selanjutnya baca : 8E dalam persiapan pacaran
Advertisements

8E Persiapan Sebelum Pacaran

432316_490948117612151_951129174_n

Apakah kamu ud siap buat pacaran?
Klo tadi sudah ada 9S sekarang ada 8E ..

8E yang harus kamu tanyain ke diri kamu sebelum kamu pacaran 🙂
cekidottt ..

1. Ethic
Bisakah/Apakah aku membedakan yg benar dan yg salah? (pikiran, perasaan dan kehendak)2. Emotion
Bisakah/Apakah aku mengendalikan perasaan ku? (example : Dorongan seksual/ perhatian berlebihan)3.Earn
Bisakah/Apakah aku membiayai proses berpacaran ku tanpa bergatung orang tua dan tidak merugikan orang lain/diri sendiri? (example: ngutang/minta uang ortu buat nonton di bioskop/Traktir Pacar)4.Ego
Bisakah/Apakah aku melakukan sesuatu bukan untuk mencari keuntungan ku sendiri (example: kepuasan sex, pacaran cuma buat iseng/cari pengalaman)?

5.Enjoy = Bisakah/Apakah aku mengisi pacaran dgn hal2 yg menyenangkan dengan cara yang postif Bukan pacaran yang menghasilkan PENYESALAN?

6.Entertainmen
Bisakah/Apakah aku berpacaran bukan karena takut dibilang Jomblo (”kok belum punya pacara?” / “Kapan kawin?”) atau untuk menyenangkan teman2 dekat ku?

7.Example
Bisakah/Apakah aku menjadi teladan dalam berpacaran bukan menjadi batu sandungan bagi orang lain? (Dalam perkataan & perbuatan)

8.Evaluate
Bisakah/Apakah aku menilai diri ku dengan jujur, jika aku salah aku akan mengakui salah dan mau berusaha memperbaiki?

Orang-orang yang menjawab “BISA” / “YA” pada keseluruhan pertanyaan ini, bisa katakan siap / dewasa dalam berpacaran … 🙂

sebelumnya lihat dulu : 9S sebelum pacaran

Tuhan vs Pacar

Untuk Perenungan

Jika kekasih marah, seseorang akan berusaha mati-matian merayu agar marahnya reda
Tapi kalau Tuhan yang marah, banyak yang cuek

Jika kekasih jauh dan mengirim sms atau menelepon, seseorang akan cepat membaca sms atau menerima t

eleponnya dengan gembira dan senyum ceria
Tapi kalau baca Firman Tuhan dan berdoa, banyak yang cepat mengantukJika kekasih mengundang datang ke rumah, seseorang akan segera berdandan rapi, pakai minyak wangi, dan menyiapkan bingkisan; setangkai mawar merah, atau pun kejutan special untuknya
Tapi kalau Tuhan yang mengundang datang ke gereja-Nya, banyak yang beralasan ini dan itu

So, bagaimana dengan kamu?

Resep Pacaran ala anak Tuhan

Resep Pacaran ala anak Tuhan

Bahan Dasar:

1 pak kasih Kristus
1 mangkuk besar Firman Tuhan
1 pak doaBahan untuk isi:
1 pria dan 1 wanita, pilih dengan bijak
1 gelas kasih sayang murni
2 sendok komitmen
2 sendok komunikasi
1 butir kesamaan visi
1 potong restu keluarga
Rasio dan emosi secukupnyaBahan untuk Toping

Humor segar, pelayanan bersama
Pergi bareng secukupnya
Telepon2 juga sesuai kebutuhan

Cara membuat

Untuk dasar : kocok lepas Kasih Kristus sampai mengembang, tambahkan Firman Tuhan dan doa, aduk sampai rata dan tidak lengket.

Untuk isi : Cuci bersih hati pria dan wanita, buang semua hal kotor dari hati dan pikirannya. Rendam dalam kasih sayang yang murni hingga menyerap ke dalam.
Sesudah menyerap, tambahkan kesamaan visi dan restu keluarga, bubuhkan rasio dan emosi.
Sebagai bahan pengawet alami, tambahkan komitmen dan komunikasi aduk rata.

Untuk toping : campurkan semua
Siapkan loyang, alasi dindingnya dengan bahan dasar, masukkan ke dalamnya bahan isi..taburi atasnya dengan kegiatan pelayanan dan humor segar, pergi bareng dan telepon secara merata
Panggang dengan api sedang sampai berwarna kecoklatan dan mengeluarkan bau yang harum
Siap disajikan.

Lama persiapan

Minimal 6 bulan…jadi ga ada yang instan..(liat… suka…langsung tembak..) tapi wajib lewat masa pergumulan dan doakan bersama!

Daya tahan

Pasti awet deh..!

Pesan sebelumnya

Berdoalah senantiasa (1 Tes 5:17), terutama saat berpacaran
Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu (Ef 5:20), saling sharing apakah yang membuat kalian bersyukur pada Tuhan.
Lakukan segala sesuatu berdasarkan iman (Rm 14:23), setiap yang diperbuat harus ingat tanggung jawab langsung pada Tuhan
Dirimu dan dirinya adalah bait Roh Kudus, jadi dirimu bukanlah milikmu sendiri..apalagi milik pacarmu..karena kamu sudah dibayar lunas oleh darah Kristus, jadi muliakanlah Tuhan dengan tubuhmu, 1 Kor 6:19-20

Member Of : yesHEis.com Indonesia

Pacaran Tak Seiman

kalo bicara soal boleh atau tidak boleh si pacaran beda agama , jawabannya udah amat sangat jelas >> Ga boleh ..

Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? 2 Kor 6 : 14

Simak bahasan lengkapnya disini ..

Sebenernya siapakah yang perlu kita gumulkan sebagai pasangan hidup?

Semua pasti setuju, yang kita gumulkan adalah orang yang tentu saja kita suka,sayang dan katakanlah cocok ato nyambung. Setidaknya ada ” feel ” deh. Nah gimana kalo seandainya orang yang di ” feel” itu tidaklah seiman dengan kita ?? apakah patut kita gumulkan ??

Firman Tuhan mengatakan (2Korintus 6:14) ” Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

“Wah, kalo begitu jawabannya… orang yang kita gumulkan adalah yang seiman donk.Tapi ada sebagian lagi yang menjawab…Firman Tuhan mengatakan ( Lukas 15 : 7 ): “Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

Nggak ada salahnya donk saya gumulkan orang yang nggak seiman.. kan bisa aja dia percaya sebelum maried dengan saya. Saya bisa membawa satu jiwa baru bagi Tuhan :p.

Firman Tuhan mengatakan ( Mat 5: 13 )
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang…

ada sebagian lagi yang mungkin ngajuin pendapatnya kaya gini ..
1.Tidak menjamin sama sekali kok, orang yang maried dengan orang Kristen , banyak yang akhirnya bercerai ato tidak bahagia hidupnya dan sebaliknya orang yang nggak seiman malah bahagia, asal ada toleransi aja.

2. Gimana yah,habis selama ini yang saya naksir adalah orang yang nggak seiman.

3. Gimana yah,habis yang naksir sama saya juga orang yang nggak seiman.

Sering sekali ,kita bernegosiasi dengan Tuhan dan kadangkala membenarkan apa yang ingin kita lakukan dengan menggunakan Firman Tuhan … klo kamu masi melakukan hal itu .. berhenti.. berubahlah .. berdoa supaya Tuhan buka hatimu .. belajar TAAT 🙂

Guys .. Apa yang Tuhan katakan itu semua bukan buat nyusahin kamu kok.. justru itu buat ngejagain kamu .. karena buat DIA kamu itu sangat berharga ..

Setiap pernyataan pasti ada pro dan kontra ..
balik lagi pilihan ada di tangan kalian .. DIA ga pernah memaksakan ..
tapi klo kamu sudah ambil keputusan .. jangan pernah salahin Tuhan buat setiap konsekuensi dari pilihan yang kamu buat ..

Terus gemana sih biar kita bisa nemuin pasangan yang dari Tuhan???

1. Menemukan
Amsal 31:10
Jangan pikir bahwa Tuhan akan mengantarkan jodohmu ke gua tempat kamu mengasingkan diri untuk berdoa. Untuk mendapatkan pasangan yang dari Tuhan, Tuhan nggak suruh kita berdiam di gua untuk berdoa siang dan malam, tapi Tuhan mau supaya kita menemukannya dalam hidup kita ini.
Jadi hidup aja normal sebagai anak Tuhan, nggak perlu jadi kuper tapi jangan ikut-ikutan dosa dunia. Bergaul yang bener, ikut terlibat dalam pelayanan, supaya jangan sampe kamu nemuin dia di ‘night club’! Bahaya tuh, karena bisa-bisa dapet anak hantu, bukan anak Tuhan. Jadi salah satu cara Tuhan adalah dengan mempertemukan kita sama pasangan kita, dan lingkungan yang paling mendukung buat Tuhan melakukan itu ya jelas di lingkungan yang bener (di pelayanan, di Gereja, di tengah-tengah anak muda yang mengasihi Tuhan, dsb). Bukan berarti kita boleh ke Gereja buat cari jodoh saja, tapi ke Gerejalah sungguh-sungguh buat cari Tuhan, siapa tahu Tuhan kasih bonus ketemu di situ.

2. Menunggu pernyataan Tuhan
Kalo kita udah mulai ngerasa suka ‘kesetrum’ kalo ketemu seseorang, alias naksir, mulailah bawa hal itu dalam doa. Minta tuntunan Tuhan, supaya kita jangan salah pilih.
Cara doanya gimana? Nggak usah susah-susah, kalo kamu inget sama dia, kamu doain aja dia. Doain aja apa yang kamu mau doain buat dia plus minta Tuhan tuntun kamu untuk bisa tahu apakah ini rencana Tuhan atau bukan. Mintalah supaya Tuhan angkat rasa seneng kita kalo ini ternyata bukan dari Dia, tapi minta Tuhan tambah-tambahkan kasih kita sama doi kalo emang ini dari Tuhan.
Doanya sampe kapan? Ya sampe kamu dapetin jawaban Tuhan, sampe kamu ngerasa yakin bahwa Tuhan mau kamu melangkah. Gimana denger suara Tuhan? Makanya kita perlu dari sekarang punya saat teduh yang teratur, sehingga kita sudah biasa merenungkan Firman Tuhan, dan mendengar tuntunan Tuhan. Banyak orang nggak pernah saat teduh, nggak pernah belajar intim dengan Tuhan, tapi waktu mau dapet jodoh pengen tanya Tuhan. Ya, agak susah buat dapet tuntunan Tuhannya.
Karena itu: “… carilah dahulu Kerajaan Allah dengan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33)
Tapi ada juga lho penghalang bagi kita menemukan pasangan yang dari Tuhan, Tuhan sebenrnya dah mau kasih tapi kita sendiri yang menghalangi itu, atau karena ada hal-hal yang memang kita belum siap jadi jodohnya belum ditunjukin
1. Kurang bergaul.
Kalo kitanya nggak mau gaul, hal ini bisa jadi penghalang buat kita ketemu dengan si dia. Jadi gaul itu perlu, bukan gaul yang eksklusif, tapi gaul aja banyakan sama temen-temen kita di dalam Tuhan.2. Mempertahankan standar yang tidak mutlak
ada juga orang yang ‘nggak dapet-dapet’ gara-gara terlalu menekankan standar yang nggak mutlak. Apa sih standar yang mutlak? Seiman dan seimbang. Terus apa standar yang nggak mutlak itu? Misalnya: matanya harus biru, rambutnya harus ungu, hidungnya harus mancung 7 ¼ cm, mobilnya harus BMW, dsb. Kalo kita nekenin hal-hal ini bisa-bisa Tuhan udah ketemuin kita sama si dia tapi kitanya nggak nyadar. Jadi kita harus bener-bener peka sama pernyataan Tuhan nih.

.
3. Belum memenuhi syarat Tuhan untuk masuk masa pra-nikah.
Salah satu syarat untuk memasuki hubungan pra-nikah ini adalah: dewasa, baik dewasa secara umur maupun dewasa jiwa dan rohani. Jadi kalo belon dewasa, belon siap untuk membangun hubungan yang serius, rasanya Tuhan juga belon akan mempertemukan kita sama pasangan kita untuk memulai hubungan pra-nikah. Yang jelas kita kudu siap dulu. Jangan asal pacaran cuma biar status di FB gak lagi lajang.

Selamat memilih 🙂

sumber : yesHEis.com Indonesia

Pacaran Yang Sehat

Pacaran yg sehat kaya gmn sih?
Banyak anak muda yang sekarang pacaran dengan gaya yang bebas, bukan kupu-kupu atau gaya dada, tapi gaya bebas. Come on…please…itu gak keren banged. Waktu loe bisa pacaran seenak loe sendiri loe kira loe keren, dan gue mesti bilang WOW sambil koprol 99x getu. Guys…Ayo kita mulai belajar bagaimana pacaran yang sehat dan sesuai dengan isi hati Tuhan. 🙂 ok let’s watching this video.
Pacaran yang sehat ala crew onecubed.tv,,mau tau…liat aja deh biar ga penasaran!!!

baca juga : (disini)